Heritage Centre menceritakan kisah Monsignor Hawes, seorang pendeta dan arsitek. Temukan pria di balik koleksi Gedung Seni dan Kerajinan paling unik di Australia.
John Cyril Hawes lahir di Richmond dekat London pada tanggal 7 September 1876 dan dibaptis sebagai seorang Anglikan. Dia memenuhi syarat sebagai arsitek pada tahun 1897. Pada tahun 1911 ia masuk Katolik dan belajar untuk imamat Katolik. Setelah ditahbiskan di Roma pada 1915, ia datang ke Keuskupan Geraldton atas undangan Uskup William B Kelly.
Selama 24 tahun di Keuskupan Geraldton, Monsinyur Hawes merancang 44 bangunan, 29 di antaranya dibangun. Dia secara fisik membantu dalam pembangunan lima, termasuk Katedral Santo Fransiskus Xaverius yang terkenal di dunia, Geraldton dan Our Lady of Mt Mobil mel, Mullewa.
Pada tahun 1939 ia berangkat ke Bahama di mana ia tinggal sebagai pertapa Fransiskan di Cat Pulau sampai kematiannya pada tahun 1956.
Monsignor John Cyril Hawes dikenang tidak hanya sebagai seorang imam dan arsitek tetapi juga sebagai pengrajin berbakat, pematung, pelukis, penunggang kuda dan penyair.
John Cyril Hawes lahir di Richmond dekat London pada tanggal 7 September 1876 dan dibaptis sebagai seorang Anglikan. Dia memenuhi syarat sebagai arsitek pada tahun 1897. Pada tahun 1911 ia masuk Katolik dan belajar untuk imamat Katolik. Setelah ditahbiskan di Roma pada 1915, ia datang ke Keuskupan Geraldton atas undangan Uskup William B Kelly.
Selama 24 tahun di Keuskupan Geraldton, Monsinyur Hawes merancang 44 bangunan, 29 di antaranya dibangun. Dia secara fisik membantu dalam pembangunan lima, termasuk Katedral Santo Fransiskus Xaverius yang terkenal di dunia, Geraldton dan Our Lady of Mt Mobil mel, Mullewa.
Pada tahun 1939 ia berangkat ke Bahama di mana ia tinggal sebagai pertapa Fransiskan di Cat Pulau sampai kematiannya pada tahun 1956.
Monsignor John Cyril Hawes dikenang tidak hanya sebagai seorang imam dan arsitek tetapi juga sebagai pengrajin berbakat, pematung, pelukis, penunggang kuda dan penyair.